Senin, 12 Mei 2014

Kutu yang Berdansa

Di tahun 2014 ini, banyak polemik polemik baru yang mulai muncul baik itu di bidang sosial, ekonomi, politik, budaya, bahkan hal kecil seperti; gacin (galau cinta; gagal cinta) sudah menjadi masalah besar untuk sebagian besar kalangan remaja di Indonesia tahun 2014. 

Kemunduran kah? 

Nggak juga. Justru masalah masalah yang muncul tersebut; untuk orang orang yang berpikiran luas, bisa dijadikan acuan untuk lebih maju. Secara gak sadar semua masalah itu bikin manusia berpikir out of the box dan menjadi seorang problem solving, gak hanya mengikuti arus yang ada. 

------------------------------------------

Banyak masalah baru di tahun 2014. Tapi ada 1 masalah yang gak pernah bisa terselesaikan, dan juga bukan masalah baru di tahun 2014 ini. 

Kutu rambut. Pullex irritans

Masalah kutu rambut adalah masalah yang gak pernah ada habisnya. Sampai sekarang, lu masih bisa melihat di halaman rumah ada cewek cewek dengan daster, duduk melingkar dan tangan mereka... sibuk mencari kutu temannya. Duduk melingkar jadi gak ada yang gak kebagian dicariin. Dan sambil cari kutu, mereka akan gosip. 

Pemandangan mencari kutu seperti ini masih gua temukan di gang rumah gua. Gang yang solid adalah gang dimana ibu ibunya masih mau menjadi kalangan sosialita (makasih ecy atas istilahnya) dan berbagi gosip antar tetangga antar kecamatan antar kota dan antar provinsi bahkan antar negara. Dan sore itu, gua melihat mereka, duduk melingkar di depan rumah mama oknum N, dan mencari kutu anak anaknya masing masing (ibunya gosip, anaknya sibuk jerit jerit kesel) 

Bahkan pergantian tahun pun gak berhasil membereskan masalah yang satu ini.

Itu contoh luasnya, contoh kecilnya adalah, di rumah gua sendiri. 

Ghefira dan ghifani si dua adik, mereka punya banyak kutu rambut. Gua sering ledekin mereka tentang "itu kalian gak jijik apa di kepala kalian ada kutu ee, kutu pipis, bahkan bikin anak aja di atas kepala kamu!". Tapi gak mempan. Sama gak mempannya kayak jaman gua pas SD, dimana berkutu adalah salah satu hal yang lumrah. Di peditox dan di sisir kutu tiap sore adalah kegiatan sehari hari sambil nonton TV acara super family 2000. Dan sampe jam 12 malam, ibu selalu nyisain waktunya cuma buat nyariin kutu anaknya. Tapi gua tetep bodo amat. Gua tetap bertukar kutu sama teman teman (silaturahmi antar makhluk tetap terjaga), tetap bangga dengan kutu kutu di rambut, toh jaman SD gua tetap ranking kelas. Gak bodoh seperti yang kata ibu bilang tentang "kutuan bikin bodoh". Tapi pas SMP kelas 7, baru sadar. Najis juga kutu kutu di kepala. Akhirnya, gua menjalani treatment peditox 2 hari sekali, sisir kutu tiap hari, rambut dipotong dan creambath tiap minggu. Anak SMP yang keren. 

Nah kembali lagi ke Ghefira dan Ghifani, kutu mereka itu banyak.Gua-ibu dan bi ucum selama ini gak pernah mau meluk mereka kalau lagi gak pake kerudung, gak pernah mau pake bantal yang sama kayak mereka, kasian. Bahkan di rumah udah di labelin "INI BANTAL FIRA" "INI GULING GHIFA". Kalau nginep di hotel, mereka berdua disatuin di satu kasur "biar kutunya kenalan", kata ibu. 

Mereka adalah penyebar kutu yang aktif, tapi mau benci sama 2 anak ini juga gak bisa. Apalagi Ghifani si adik kedua, pas di sisir kutu, kutu berjatuhan, ergerak gerak dan dia excited, "MAMA KUTUNYA BERDANSA!" terus gua rasanya mau nangis aja. 

2 hari lalu, ibu udah gak tahan lagi. Kutu kutu ini harus dibasmi. 
ibu : fira sam ghifa botakin aja ya
fira ghifa : NGGAK 
gua : nanti kutunya langsung ilang...
fira ghifa: GAMAO
ibu: potong kayak cowok deh?
fira: GAMAO NANTI JELEK
gua : udah jelek, apasih

akhirnya setelah perdebatan panjang itu, mereka berdua mau dipotong rambutnya kayak cowok sama ibu kalau mereka di beliin tab. Amit amit anak jaman sekarang. Gua langsung "ma potong rambutku tapi beliin album EXO". Ibu pergi terus pura pura gak denger. 

Sesi 1 itu ghefira si adik pertama, heboh. 
"A JANGAN POTONG SEGITU" 
"AAAAAAA"
udah kayak mau dipotong lehernya serius heboh banget deh
"YA ALLAH PENDEK BANGET!"
"MAMA..- MBAK DINNA JANGAN DIREKAM" 
"KALAU GABAGUS AKU MINTA KE KOREA" 
"MINGGU DEPAN KE KOREA"
"MBAK DINNA JANGAN DIREKAM NANTI KUBILANG PAK IIM, MBAK DINNA SUKA GODAIN ANAKNYA" 
Gua kalah telak. Tadinya itu video potong rambut jerit jerit mau gua masukin instagram tapi ternyata hp gua gak bisa masukin video ke instagram gitu android tipe masih alay. Hah sedih. Terus tentang godain anak orang, lebay itu.

Sekaraaaang rambut ghefira jadi mohawk gitu kayak cowok HAHAHAHAHA serius mohawk di samping tipis atas agak tebel najis banget gua gak kuat liat muka dia lama lama. 
Terus Ghifani, pas rambutnya dipotong kayak indy barens (tulisannya gatau maaf) dia nangis....... kayak 
"rambutku... hartaku... jiwaku... harga diriku..... terbang bersama helai rambut itu" 

Sekarang mereka berdua mulai lepas dari jeratan kutu, seneng deh. 

Ah, 2014

Masih aja ada polemik kutu begini. 



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar