Sabtu, 08 Juni 2013

Innalillahi

Gak ada yang lebih menyedihkan dari kehilangan sesuatu yang sudah jadi bagian dari hiduplu. Gua yakin kalian semua mengerti rasanya, misalnya HP kalian nyemplung WC dan gak mungkin kembali karena kalian mem-flush wcnya. Atau kalian lagi ngecharge POWER BANK kalian dan mendadak POWER BANK kalian hilang keesokan harinya dan GAADA yang mau ngaku. Maaf, kadang orang yang kehilangan itu akan sesensitif ini :( tapi iya tentang soal power bank, power bank gua memang hilang tapi bukan tentang ini. Ini lebih menyedihkan lagi. 

Namanya biskuit. Ikan emas gua. IYA GUA TAU ITU CHEESY ABIS tapi itu gua namain dari jaman gua kelas 4 SD. Jaman jaman lo sangat suka beli ikan ikan alay di tukang jahanam yang masukin ikan ikan itu ke wadah plastik es loli tanpa mengerti perasaan si ikan itu dimasukin cuma ke kantong kecil tanpa oksigen. Ikan butuh oksigen tau lah ya. 

Biskuit adalah ikan terbaik di dunia, serius. Ikan mana yang kenal sama pemiliknya? Gua gak tau juga sih ikan ini kenal gua atau kaga, atau ini cuma perasaan gua doang tapi misalnya gua dateng ke kolam, si biskuit ini pasti mendekat ke gua, sementara ikan ikan gaul lainnya merasa terlalu gaul buat mengenali pemiliknya dan gak pernah mendekat. Kecuali kalau gua bawa makanan, mereka bakal mendekat. Tapi gak dengan biskuit. Dia datang dengan kerelaan :") 

Waktu jaman SD dulu, gua sering ke pinggir kolam dan curhat ke ikan. HAHAHAHAHA menjijikan kalau inget, tapi namanya juga anak SD, semua hal aneh bisa dilakukan. Sampe ibu suka takut anaknya kena kelainan. Lebay, gak sih ibu gua mana pernah meratiin anaknya. Paling dia meratiin kalau duit di dompet mendadak ilang, kenapa makanan di meja raib, kenapa daster dia menghilang satu persatu, kalau gua menyetel lagu korea dengan volume maksimal, kalau mendadak di lantai ada pup (maksudnya bukan anaknya, semisal anaknya tau siapa yang pup di lantai gitu-_----), atau mendadak ada wewangian aneh di kamarnya setelah anaknya masuk dan mendadak keluar kamar ya semacam itu lah kasih sayang ibu sepanjang masa. 

Dari waktu ke waktu *asik biskuit tumbuh besaaar. Gua sangat kenal yang mana biskuit dari coraknya, asal lu tau corak ikan emas itu beda beda kalau lu perhatiin. Ya pokoknya makin gede, gua makin tidak peduli, ya ga mungkin juga sekarang misalnya, gua patah hati gara gara liat siwon mention mentionan sama agnes monica si wanita pemain intrik dan dateng ke kolam ikan buat curhat. 

Tapi pagi ini, gua kembali dihadapkan sama jalan Tuhan.... biskuit meninggal di tangan orang orang mengerikan. Tangan bi ucum, pembantu gua. 

Jadi pagi ini, gua mau makan dan liat ada ikan emas di meja. Cuma 1. 
"bi ini ikan apa?" 
"ikan emas
"kok cuma goreng satu?" 
"iya itu dari kolam depan, abis udah gede" 
Diem. Lalu langsung lari ke kolam depan dan.... biskuit gaada. GAADA. GAADAAAAA

"dinn, gak jadi makan?" 
"ga. Ga selera"

1 komentar: