Minggu, 14 April 2013

Review Film

HAI! Udah lama banget ya rasanya gak ngepost.



Halah. Apaan. 



Langsung ajalah ya, kalau pembukaannya makin panjang akan ada banyak nama siwon bertebaran padahal ini jauh dari Siwon. 


------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Film pertama judulnya "I Give You My First Love" 

"kalau aku bertemu lagi denganmu dan aku tahu aku akan merasakan sakit seperti ini lagi, aku akan tetap jatuh cinta padamu" 

Kalimat itu yang sampai sekarang masih ngena di otak. Karena pada dasarnya gua adalah orang dengan tingkat melankolis stadium tinggi, jadi kalimat kalimat dramatis kayak gini akan terus keinget. Tapi entah kenapa, kalau kalimat itu ditulis di blog ini kesannya kok jadi lawak. Gua aja geli liatnya. Makanya, kalian harus tonton filmnya sendiri buat ngerti betapa sedihnya kalimat diatas. 

Ceritanya tentang Takuma Kakunouchi yang divonis cuma akan hidup maksimal sampai 20 tahun karena punya penyakit lemah jantung pada umur 8 tahun. Hidupnya bener bener terkekang, gak boleh terlalu capek, makannya diatur sedemikian rupa, dsb dst bisa dibayangkan sendiri lah ya. Suatu hari, dia ketemu sama Mayu Taneda, yang merupakan anak dari  dokter yang ngerawat Takuma. Akhirnya mereka jadi sahabat deket.

Mayu tau tentang penyakit Takuma, akhirnya dia nyoba cari daun semanggi berdaun 4 yang katanya bisa mengabulkan permintaan. Nah, mendadak Takuma dateng nyusulin Mayu dan ikut nyari daun itu. Takuma akhirnya nemu, dan Mayu langsung ngedorong Takuma biar dia yang bisa minta harapan. 

"selamatkan Takuma, jangan biarkan dia mati" 

Terus setelah memohon kayak gitu, Takuma bilang "Baiklah! Aku janji akan menikahimu di umur 20!" 

Oh. God. 

Disini kondisi gua sedang makan otak otak yang sangat enak, tapi di hadapan lu ada seorang anak kecil yang nangis nangis demi keselamatan sahabatnya, terus janji ngawinin anak orang di umur 8 tahun dan GIMANA LU GAK NANGIS. Tuhan, sesungguhnya rasa saos otak otak dengan campuran air asin itu tidaklah enak. 


Lanjut. 

Akhirnya mereka udah SMA (udah ya, skip aja masa SMPnya) dan sama sama masuk SMA Boarding School Shouji. Awalanya cuma Takuma aja yang mau masuk Shouji soalnya Shouji itu sekolah bagus, dan ceritanya disitu si Mayu itu kurang pinter, jadi rencananya Takuma pengen ngejauhin Mayu karena kalau dia terus sama Mayu, Mayu akan nangis terus kayak sebelum sebelumnya. Gak taunya Mayu masuk karena dia bilang dia udah belajar kelas, sampe datengin 10 guru privat-_-

Lanjutannya..... Nonton sendiri deh. 

Sebenernya, film ini akan gua kasih 2 jempol tangan dan 2 jempol kaki kalau aja beberapa part di film ini dihapus. Seperti contohnya waktu pas SMA, Takuma minta "itu" sama Mayu. Dan mereka ber"itu" di sekolah. "ITU" MAN! ITU!!!! 
Itu loh. 


itu. 



Gak tau sih, mungkin gua aja yang cupu cuma jengah aja mengingat mereka masih SMA dan gua masih SMA juga jadi ya TERUS KENAPA SEBENERNYA GAK ADA HUBUNGANNYA DINN. Tapi geli aja gitu. Untung ITU nya gak dirincikan, jadi bisa tetep ditonton walaupun sambil zikir zikir. Hm tadi gua zikir gak ya.  

Terus pas bagian ada tuh cewek namanya Teru Uehara yang punya penyakit sama kayak Takuma. Dia curhat ke Takuma katanya dia belum pernah kissing selama 20 tahun dia hidup, dan dia minta Takuma buat cium dia. Alasannya lainnya? Karena dia gak mau mati sebelum kissing sama orang. Akhirnya mereka pun kissing dengan alasan tertidak asik sedunia itu. 

Baiklah. 

"siwon, cium aku. Aku gak mau mati sebelum menciummu" 

HIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII germs-_- 

Udah, cuma 2 scene itu aja sih yang bagi gua sangat gak penting. Yang lainnya oke lah, gua nangis dengan frekuensi tidak terhitung. Bahkan si Mayu sama Takuma naik roller coaster aja gua nangis, karena gua pikir itu sangat so sweet. Jadi, 2 jempol tangan dan 1 jempol kaki buat film ini.

Nah, terlepas dari ceritanya, mari kita bahas tentang pemainnya. 

Ini foto Takuma waktu udah gede











Nama aslinya Masaki Okada. Pas pertama gua tonton, kok mukanya kayak familiar. Dan guapun sadar kalau Masaki Okada juga dulu pernah main Hana Kimi. Eh... iya gak sih? mirip banget deh. Gua lupa di Hanakimi dia main jadi siapa cuma dia bukan pemain utama deh. 
Terus... pas awal awal juga, gua langsung inget sama salah satu episode silet yang nayangin Boyband Indonesia namanya.... Mr. Bee. Gausah hujat gua, gua tau boyband ini juga gak sengaja-_-

Setelah gua google, oke gua tau dia. Namanya Bobby yang pernah main di... si Yoyo bukan sih? Peratiin deh, mirip kan? Hm



















Intinya, film ini sangat sangat sangat recommended buat kalian kalian yang lagi pengen nangis. Selamat nonton! btw maaf gak pasang poster film ini, pose Takuma sama Mayu gaenak jadi males masangnya juga.

Selain jempol, bagi gua nilai film ini yaaaaaaaaa 80/100 deh
-----------------------------------------------------------------------------------------------------

Film yang kedua judulnya "Secret"

Nah! kalau mau film yang sedih dengan cerita yang bagus DAN semua scenenya penting, ini dia filmnya. Lagi lagi film cinta, mungkin bisa dibilang romance-angst kalau di fanfiction hahahaha. Angst itu genre yang merujuk ke fisik atau terutama penyiksaan karakter secara emosional.

Karena film ini keren parah, jadi sayang aja kalau gua nulisnya gak jelas. Akan serius. Beneran nih. 

Sinopsis 


Bercerita tentang Xiao Lun, seorang murid laki laki yang baru pindah ke sekolah ke tempat ayahnya mengajar. Di sekolahnya, dia mengambil jurusan piano. Xiao Lun yang baru pindah ini pendiam, dan bukan tipe orang yang mencari teman, tapi dicari. Tapi karena kepribadiannya yang tertutup, dia lebih suka sendirian. Suatu hari, dia sedang berjalan di koridor sekolahnya namun tiba tiba, dia mendengar suara piano dari sebuah ruang musik tua. Karena penasaran dengan suara piano tersebut, dia pergi mencari tahu ke ruang tersebut. Di ruangan tersebut, dia bertemu dengan seorang perempuan dengan kepribadian unik sekaligus misterius bernama Xiao Yi. 


Selanjutnya... silahkan tonton sendiri, gak asik kan kalau yang serunya dikasih tau hahahaha its not a good review gua tau kok :') 
Intinya, cinta itu gak mengenal waktu bahkan dimensi

Nilai film ini... 95/100 deh :>

Selamat menonton!













Tidak ada komentar:

Posting Komentar