Rabu, 18 Desember 2013

Pernah gak sih berpikir kalau ternyata, semua hal di dunia ini relatif?
Seperti contohnya ketika lu sedang belajar di kelas dan pelajarannya adalah tipe tipe pelajaran yang membuat pikiran malah condong kepada "ngapain gua belajar ginian" dibanding kearah pelajaran yang sedang dibahas, maka lu akan berpikir kalau sejam itu gak lebih sebentar daripada sehari. Tapi ketika di tengah pelajaran itu ada orang yang juga sejalan pikiran dengan lu yang akhirnya berujung pada main main di bangku belakang, main candy crush misalnya? Lu setidaknya, akan merasa definisi dari sejam lebih sebentar dari sehari itu benar. Relatif ketika merasa sesuatu terasa lebih, disaat sebenarnya kedua hal yang dibandingkan itu kuantitasnya sama.
Atau misalnya seperti sekarang, gua sedang duduk di lounge Sultan Mahmud Badaruddin II dari jam setengah 4 sore tadi (padahal pesawat jam 8 malam, udah gak tau lagi siapa yang salah sebenernya) dan kesel sendiri kenapa bisa, dari jam setengah 4 sampai jam 4 teng itu selama ini. Tapi akhirnya gua berhasil meminjam laptop dan ya daripada kesel sendiri mending nulis sesuatu dan bum! mendadak udah jam setengah 5 aja padahal baru nulis 2 paragraf.
Tadi akhirnya iseng nyari definisi dari menunggu, dan hasilnya "tinggal beberapa saat di suatu tempat dan mengharap sesuatu akan terjadi"
Berharap sesuatu akan terjadi?
Jadi inget suatu situasi, dimana seseorang bilang "tenang, akan ada saatnya kok. Tinggal tunggu waktu aja"
dan akhirnya orang yang sedang menunggu itu,  menunggu lagi. Tapi gak pernah kejadian, dan akhirnya kata orang itu "tunggu aja kok"
Tapi... how long would someone  wait to call it waiting? Kalau akhirnya berujung dengan "ya tunggu aja" itu kok seakan orang itu gak menunggu. Nahloh bingung kan? kesel kan?

Sudahlah mau mencari kudapan, dadah

Ditulis dengan cinta,


Oleh orang yang sedang menunggu dengan hati lapang

Jumat, 15 November 2013

Markicis (mari kita cheesy)

Hai
Iya gua tau, ini sangat telat. Sertijab kapan, baru buka blog sekarang, tapi gimana ya... rasanya kayak butuh 36 jam sehari akhir akhir ini. Duh gaya. Padahal kerjanya rumpi sambil nonton Who Is Next sama vivi, udah kayak apaan tiap ada WIN di starworld jam 8 malem langsung "dinn belahan hati kita" terus lempar buku dan terkapar hebat di depan tv.

Nah, tapi bukan WIN yang mau gua bahas disini.. ini tentang Pandawa 16. Rumah. Keluarga.

Maafin, lagi sensitif akhir akhir ini. Botol shampoo jatoh aja nangis. Liat Dedy Corbuzier di hitam putih aja langsung "dear diary, hari ini aku..." terus nangis sambil nulis. Beli mie ayam mang bejo aja kayak "mang.. kubutuh mie semangkuk..." | "baiklah neng... ini semangkuk mienya..."| terus kita langsung tiarap di parkiran basement dan nangis bareng. Iya, sesensitif itu kalau ngomongin Pandawa.

Gak kerasa udah lengser aja... hahahaha. Kayaknya baru kemarin.........................


"dinn, ikut pandawa yuk!"
Gua inget gua duduk di belakang, lagi rumpi, tiba tiba Shelma ngajak masuk Pandawa. Terus gua malah yang kayak "widiiih yuk yuk" tanpa mikir. Bener bener tanpa mikir, udah kayak diajak, "dinn dangdutan yuk" "YUK YUK". Gitu.
Gua pikir, gua ini orang yang terlalu pasrah. Mungkin suatu hari orang akan ngajak gua buat minum teh botol campur obat nyamuk dan gua langsung "YUK YUK" ga mikir.

Dan begitulah, abis itu gua dikenalin sama Gema.  Kesan pertama ketemu Gema... baik. Sampe sekarang pun masih jadi orang baik walaupun BBS, baik baik bangsat. Ada masa dimana Gema akan jadi orang yang "iiih gema~" karena sosweet sama angkatannya, kadang juga "gema ******!!!" lalu gua lempar PDH. Ya gitu. Dia punya pacar tiap gang, tiap minggu ganti. Kata gua sih dia tipe tipe orang yang nyari pacar dari sms "hy leh knalan gx" ke nomer nomer yang dia dapet di buku tukang pulsa elektrik. Palu yang baik juga, kabinlat yang baik juga walaupun yaaaaa..

Kembali lagi, terus dikenalin sama Theodora, bu lurah XXIV yang dulu gua inget dia kalem, rambutnya panjang dan dulu bawa sisir kemana mana. Tapi sejalan waktu, Theo berubah, dalam konteks positif dan negatif. Positifnya, bagi gua Theo adalah panutan yang baik di banyak sisi. Dia berubah dari yang dulu cepet nangis, jadi tetep cepet nangis walaupun bisa lebih ditahan. Mentalnya jadi lebih kuat, jauh lebih solutif, intinya sih, orang yang perubahannya paling kerasa. Ah Theo. Negatifnya? buruk buruknya keluar semua. Suara semakin toa (dulu gak gini demi apapun gak gini suaranya) "dinna janji???? dinna yakin??? dinna udah makan???" terus rasanya pengen bekep Theo dan buang ke lubang buaya. Dan orang yang kalau dia udah capek, akan jadi orang terakhir yang harus diajak kerjasama.

Terus diajak ikut bimbingan mental susulan (udah kayak ulangan susulan aja, mungkin suatu saat harus ada bimbingan mental remedial) dan ketemu sama banyak orang yang aneh aneh....

Abis itu... LKBB! Latihannya... alhamdulillah wasyukurillah. Apapun yang dilakukan saat itu, pasti ada manfaatnya. Bareng Shelma dan Agni, banjar 4 paling lucu. Udah, penuh kontroversi.

Masih polos
19 Februari 2012. Ulangtahun Agni. Kesan ketemu Agni.. dia itu abstrak. Jalan pikirannya gak tertebak, misalnya semua orang mesen mie ayam, dia akan pesen mie ayam tanpa ayam tanpa kaldu cuma mie pake bawang goreng tanpa ada yang ngerti apa alasan dia berpikir untuk melakukan itu. Orangnya juga sangat visioner, sampe gua kadang berpikir mungkin dia juga udah mikirin nama anaknya siapa, rumah dimana, naruh septic tank rumahnya dimana. Bagus, tapi kadang ngeri, ngeri dalam arti positif. Jalan pikirannya keren, kalau mau gua akui dengan sangat berat. Banjar 4 solid! hahahahaha. Ah, Agni

Tapi sayang, 19 Februari belum jadi hari yang baik buat Agni untuk khususnya, dan xxiv untuk umumnya. Pulang dari balaikota... nangis.
"gua hajar lu kalau nangis di lapangan" kata seorang teteh jagger, malam itu. Iya, gua dan pasukan gak nangis di lapangan balai kota. Tapi selangkah setelah keluar...

Tapi tetep. Apapun hasilnya, gua seneng sudah pernah baris, berguling, tiarap, jongkok, lari, jalan, rendem muka di kubangan, nangis, suap suapan, bareng kalian. Kalian pasukan hebat, apapun gelar yang dikasih balai kota malam itu.

Lanjut.

Semuanya berjalan kayak seharusnya. Pandawa tetap jadi petugas upacara, tetap bikin pasukan untuk opening smansa day, dan buat demo MOPDB.

Pandawa adalah pandawa, XXIV adalah XXIV. Di luar itu, udah bikin markas sendiri di rumah Ecy dan di pojokan ulangtahun KFC. Mesen dikit, pulang jam 9 malem. Rumah jauh juga sabodo. Theo yang rumah di leuweung gak terdefinisi google map aja slow pulang semalem apapun. Ah kalian.

Terus regen. Terus sertijab.
"setelah ini, buka mata kalian"
Terus berhadapan sama sekretaris umum. Alhamdulillah, atas apapun yang diberikan.

Dan berakhir masa kepengurusan XXIII. Dan XXIV, siap dengan tahun revolusionernya.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"gua yakin satu hal. XXIV itu bakal lebih baik dari gua. Kalian punya SDM yang aneh aneh, tapi gua yakin, kalian bakal bikin banyak hal baru" kata seorang teteh, siang itu.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ikut Gerak jalan dan lakban. Masih belum menang, tapi setidaknya udah mencoba untuk belajar, "ooh lombanya kayak gini". Perubahan kan? xxiv mau perubahan.

LKBB XXII bareng XXV. Mantap, semua aja turun. Gua turun di banjar 3 bareng Ojan, Aldi dan Nabiila. Tapi sayang, lagi lagi kurang beruntung. Tapi kali ini, ada juara favorite. Karena Ecy dan Theo udah jadi penagih yang baik sama warga smansa, jadi alhamdulillah, maju ke championship.

Nah, akhirnya bisa juga gua jelasin Championship setelah lama nunggu waktu yang tepat. Hahaha dulu kan cuma post tentang kebahagiaan, sekarang boleh lah cerita cerita, atau lebih tepatnya, bercheesy mengulang kenangan #AH

Disini, gua akan jelaskan seorang jongos High Quality. Siap dipanggil kapan aja, ya kalau peniti lu hilang, botol saos kejauhan dari tempat lu duduk sekarang, atau lu lupa matiin api waktu ngerebus air, telpon Ecy. Dia bisa segala hal.  Mungkin suatu hari harus kayak bikin surat edaran yang ditempel di tiang listrik "kaki anda pegal? anda kewalahan mengurusi masalah rumah tangga? butuh jongos? telpon ke 08XXXXXX atas nama Nancy Citra" dan pake foto Ecy dengan tangan siap sedia macam agung hercules gitu kan bagus, kayak iklan sedot wc itu tau kan. "WC RUMAH ANDA MAMPET?"
Awal ketemu, mungkin dia salah satu orang yang harus dihindari untuk diajak ngobrol. Mukanya kayak sensi terus. Semacam misalnya disenggol dikit langsung tawuran. Mati lampu langsung bakar kantor PLN, iya, se-tidak menyenangkan itu. Tapi lama-lama dia berubah, semua hal di smansa akhirnya membuat dia jadi lebih ngerti toleransi. Lebih mengerti perasaan orang lain. Gak kayak dulu
"dinn, gamau tau lu harus gigit besi panas ini!!" padahal gua lagi makan mie ayam mas bejo.
lalu gua gigit besi panas dan ditemukan tergeletak mengenaskan di bawah kompor mie ayam. Ah, Ecy.

Balik lagi,

Turun pake PDU II, pertama kali lomba pake PDU II......
"juara harapan 1... SMK..." ah, belum beruntung bung
"juara 3... SMA Negeri...." BISMILLAH "sembilan!" ah, bung. Sudahlah bung.
"juara 2... SMA Negeri... 1"
hah
ha
h
Negeri 1? gak negeri 1 leuwiliang? negeri 1 cigombong? negeri 1 xxxx? negeri 1???

Langsung teriak teriak. Loncat loncat. Mungkin harusnya ada backsound "HUMBALA HUMBALA HRRRRRRRYAT" gt kayak lagu lagu hawaii. Langsung nabokin semua orang. Gebuk sana sini pake bucur dan gak ada yang protes. Semua sebahagia itu. Kayak misalnya lu lagi laper, nemu nasi nempel di baju, terus kayak "alhamdulillah ada sebutir nasi"

Pertama kali pegang thropy. Alhamdulillah, untuk penghargaan yang akhirnya dikasih atas usaha kami.

berminyak, hitam, dan deg degan nunggu. Gak tau, kangen sama euforianya. Dinna (yang tidak lusuh), Ecy, Theo, Eka dan Agni (yang saiko), diliat dari paling kiri penglihatan kalian



banjar 4 "daripada ngeluh, mending ketawa" 

Ah kalian............................... sedih ngetiknya hahahahahaha.

Abis itu, ada acara baru. Ceritanya xxiv gak mau garing cuma jadi opening smansa day, pengen bikin acara juga biar ada kerjaan. Lahir deh, Jatayu Challenge.......

Jadi koor acara. Hahahahahaha ngancingin baju aja belum bener malah jadi koor acara. Tapi seneng, ketemu sama bapak2 juri tentara, sama penyiar radio pro 1 RRI, ketemu sama pelatih pelatih yang keren keren, ah, kalian...

Dan eka.. (gak tau kenapa di acara ini yang paling riweuh malah eka) dia jadi danu. Kasian liat dia riweuh dengan uang uang, dengan jualan jualan, dengan teh botol... hahaha dasar.
Eka adalah manusia veteran, tertua seangkatan rantai emas. Kata sumber sumber gak terpercaya, dia dulu pernah bikinin kopi buat tamu tamu di rapat panitia 9, pernah bantu bu Fatmawati masukin benang ke jarum, pernah nyuciin bajunya Pak Sayuti Melik, dan banyak aksi sosial Eka bikin yang dengernya aja langsung terharu. Dia udah mengalami terlalu banyak hal menyedihkan, sampe masih hidup sampai sekarang. Kalau 17 Agustus, xxiv harus dateng ke rumah eka dan ngasih bunga "terimakasih atas jasamu pahlawanku" buat menghargai jasa Eka selama ini.
Eka juga banyak berubah dari sejak gua kenal di smp. Jauh lebih tegas, jauh lebih bisa ngambil keputusan, tapi tetep terbully. Ah, Eka.

------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Dan, regenerasi. Lagi. Tapi sekarang, untuk xxv. Wah.... xxiv udah tua.

karena post udah mau udahan, jadi sekarang mari bahas semua orang.

Tania. Tania adalah... Tania. Maksud gua, dari SMP gak berubah. Tetep Tania yang idealis, kalau A ya A, kalau gak suka ya tunjukkin, cabut ya cabut, kabur ya kabur sekalian. Tetep Tania jaman SMP. Salah satu orang yang berhasil bikin sadar, "kalau kitanya aja gak semangat ngeregen, angkatan bawah mau jadi apa? katanya mau benerin generasi" Ah, Tania. Teman yang sama sama gak punya selera humor saking apapun diketawain. Liat semut ngerayap ketawa, liat muka sendiri di kaca ketawa, iya gitu.

Ojan. Pimpas xxiv dulu, dan ketum yang agak kurang waras. Dulu kaos kaki ganti sebulan sekali, sekarang alhamdulillah udah bisa mendefinisikan arti bau sesungguhnya. Sampah itu bau, bunga itu harum. Dan kaki, kaki itu bau dan kepala tidak bau. Iya, gitu. Penggambar ID yang baik.

Dinda. Teman gosip ipa 5 hahahahaha dosa banget kayaknya main sama gua. Tadinya gak mau gak mau malah jadi ikut gosip. Prioritas memang bukan disini, tapi kalau dateng selalu guna. Ah, Dinda, pembawa baki yang tidak bohay

Haris. BBS kayak gema, baik baik bangsat. Hidung gak kekontrol, semaunya. Iya... gitu aja, daripada aib semua yang ditulis mending sudahi saja tentang haris hahahaha. Ah, Haris

Afu. Manusia yang gak punya kelopak mata dan sama kayak Tania, idealis. Kasian, tiap nyanyi selalu gak ada yang mau denger, malah diusir jauh jauh. Manusia kecil yang menyeramkan, badan kecil tapi kalau udah marah, "jaga jarak jaga jarak! jauhi wanita agresif ini". Suka bikin kesel tapi sayangnya gak bisa kesel lama lama sama Afu, soalnya manusia ini suka mengompor hal hal gak jelas, udah paling bete. Tapi kalau dikomporin balik, dia selalu bisa bales. Ah, Afu.

Mulvi, bisek yang gak high class, perusak generasi bisek (dulu mobil sekarang angkot). Ya agak setara lah sama Ecy cuma tittlenya doang Mulvi lebih tinggi "biro kesekretariatan" sementara ecy "jongos biro kesekretariatan". Sekarang udah lebih waras, udah lebih bisa milih apa yang harus diketawain dan yang gak harus diketawain. Semut jalan itu tidak lucu dan OVJ itu lucu. Kayak gitu. Atau tetep sama? hahaha. Orang yang sangat rapi, tasnya lebih bersih dari gua yang cewek. Ah, Mulvi


Kayaknya segitu dulu orang orang yang dijelasin, capek juga sih 33 orang masa dijelasin semua............... tapi aku sayang kalian semua hai xxiv

Balik lagi, regenerasi. Ya... gitu. Dan sekarang nama sekretaris umum udah pindah ke seorang penerus xxv, yang merupakan adik dari sekum angkatan sekian... bingung gak. Semoga lebih amanah. Semoga lebih dari gua yang sangat gabut gak ada kerjaan. Semoga.

Dan waktu itu, kepengurusan xxiv sudah selesai. Saatnya digantikan yang baru, yang harus lebih amanah lagi...

Dan selamat xxv, xxvi untuk kemenangannya di lakban. Gak akan lupa, rasanya meluk kalian semua di balai kota, malam itu. Nyanyi mars smansa, di balai kota. Nangis bahagia, di balai kota.

"Ternyata, balai kota mau juga ngasih kita piala" -Dinna dan Theodora-
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Teruntuk XXIV untuk khususnya, dan XXV, XXVI dan semua yang terlibat dengan Pandawa untuk umumnya.
XXIV, aku sayang kalian.
XXV, aku sayang kalian tapi lebih sayang sama XXIV
XXVI, aku sayang kalian tapi lebih sayang sama XXIV
Pandawa, aku sayang kamu tapi aku lebih sayang XXIV XXV dan XXVI

Sangat bersyukur, udah dikenalin sama Pandawa, paskibra, dan semua yang ada didalamnya. Terimakasih atas semuanya. Atas pelajaran yang gak mungkin didapat dari manapun, keluarga yang gak mungkin diberikan sama siapapun kecuali kalian.
Bareng bareng, udah berusaha tutup telinga tutup hati atas omongan buruk orang lain, dan menyaring yang seharusnya didengar.
Bareng bareng, udah dimarahin sedemikian rupa sama banyak pihak
Bareng bareng, udah ngerasain yang namanya "tak pernah bersedih hanya dongkol dalam hati"
Bareng bareng, udah jadi manusia hedon  dan joget dibawah lampu, dengan suara dari telpon rumah
Bareng bareng, udah peduli setan dengan panas. Dan hujan. Dan kubangan air.

Saatnya kembali ke dunia masing masing, dengan cita citanya masing masing.

Semangat ya, untuk kalian para petarung PTN.



ciye banget deh hahahahaha













Kamis, 24 Oktober 2013

"Inituh, kayak pemusik disuruh main basket. Atlet renang disuruh nari balet. Jadi jangan salahkan murid kalau murid menghalalkan segala cara karena sekolah menuntut murid agar dapat nilai bagus di semua pelajaran. Tolak ukur bodoh atau pintar itu tergantung nilai, siapa yang mau dianggap bodoh"
-hasil diskusi 3 jam bersama putri alfauziah- 

Karena sistem pendidikannya memang begini, ya jalani. Dari kecil aja udah diajarin untuk dapat "nilai" bagus tanpa melihat proses, yaudah. Semoga Indonesia tetap maju dan jaya. 

Selamat malam. 

Kamis, 17 Oktober 2013

Penyakit hati

Kalau misalnya, sudah bisa menyesuaikan ritme tapi gak bisa ikhlas, itu dendam gak? 
Kalau misalnya, selalu menghindari agar emosi gak naik, itu dendam gak? 

Tadi mencoba nyari di google pake keyword "dendam" yang keluar malah "dendam kuntilanak", kesel gak. Tapi alhamdulillah ya, nemu ini Tidaklah Allah menambah kepada seorang hamba dengan sikap memaafkan melainkan kemuliaan” (HR Muslim)

Kalau memaafkan, bohong kalau sudah bisa memaafkan. Tapi ini kan sudah berusaha menyesuaikan, sudah berusaha bertindak sebagaimana mestinya, menunjukkan sikap sebagaimana mestinya di depan orang lain, apa ini masih dendam ya. 

Jalan pikiran gua emang ribet, maafin. 

Dapat telpon. Dari mama, "mbak, mama lagi mau ke Mina, doain ya" dan gak ada, dalam 2 bulan ini, yang bisa membuat nangis lebih dari ini. Hahahahahaha menye menye ya. 
"mama nemu arab ganteng ganteng loh dinn jauh dari siwon" 
terus gagal nangis
"tapi cowok arab birahinya kenceng loh ma" 
"HAH MASA" 
Lalu obrolan berlanjut dengan tidak pentingnya, sampai akhirnya sampai pada point paling penting, "dinn, belajar memaafkan ya. Pelan pelan" 
dan gak ada, dalam 2 bulan ini, yang bisa membuat jatuh sejatuh jatuhnya daripada kalimat itu. Bahkan hasil UTS matematika sekalipun. 

Karena sebenarnya, bukan sabar kalau masih ada batas. Dan bukan ikhlas jika masih merasakan sakit. 

ternyata,  belum ikhlas. masih jauh dari sabar. dan masih mendendam






Sabtu, 05 Oktober 2013

Apa yang Saya Dapatkan Selama Fase Kelas 12 (tanpa format)

1. Bau otak
2. Belajar mengingatkan orang lain tentang cara mengatasi titik jenuh. Belajar untuk lebih ikhlas lagi.  
3. Belajar untuk bersama sama, memberikan turning point untuk diri sendiri orang lain dan semi organisasi yang diikuti
4. Belajar untuk belajar minimal 60 menit sehari tapi biasanya sampai rumah langsung tepar dan "mau belajar lagi pas sampai rumah" itu klise. Mitos. Wacana
5. Belajar untuk membuang ego. Belajar berkorban
-Besok ulangan. Gua mau belajar aja. | dikira orang lain gak butuh belajar. Emang yang ulangan cuma gua aja
-Banyak tugas, gua ngerjain tugas dulu deh baru dateng | kayaknya guru kelas 12 ngasih deadline yang sama. Yang lain juga banyak tugas. Salah sendiri gak bisa mengontrol diri sendiri di rumah.  
dan lain lain. Belajar banyak dari kalian. 
6. Semakin ngeh kalau gua sudah semakin tua
7. Semakin sadar kalau tinggal 5-6 bulan di smansa. Sekolah kehidupan. Sekolah kotak sabun. Sekolah yang gak pernah sepi walaupun sampai malam. Sekolah yang sudah merubah hidup banyak orang 180 derajat. Sekolah yang menunjukkan "goal hidup gua itu apa sih" 
8. Semakin sadar, kalau buku perpus kelas 11 belum dikembaliin 
9. Semakin sering bertemu XXIV, tapi artinya, semakin sebentar waktu buat kumpul lagi di waktu yang akan datang. 
10. Semakin kurus







Ditulis dengan hati kesal karena besok UTS dan tetangga sedang merayakan hari ulangtahun anaknya, dan gua gak diundang. Padahal ada badut McD. Dapet makan. Dapet doorprize. Banyak balonnya
Dinna mau

Minggu, 22 September 2013

01101011 01100001 01110000 00100000 01110011 01100101 01100010 01100001 01100111 01100001 01101001 01101101 01100001 01101110 01100001 00100000 01101101 01100101 01110011 01110100 01101001 01101110 01111001 01100001 00101110 00100000 01000111 01110101 01100101 00100000 01110011 01100101 01101110 01100001 01101110 01100111 00101110 00100000 01001011 01101001 01110100 01100001 00100000 01110011 01100101 01101101 01110101 01100001 00100000 01110011 01100101 01101101 01101111 01100010 01101001 01101100 00101100 00100000 01100010 01101001 01100011 01100001 01110010 01100001 00100000 01110100 01100101 01101110 01110100 01100001 01101110 01100111 00100000 01100010 01100001 01101110 01111001 01100001 01101011 00100000 01101000 01100001 01101100 00101100 00100000 01110100 01100001 01101110 01110000 01100001 00100000 01110011 01101001 01101110 01100100 01101001 01110010 00100000 01101101 01100101 01101110 01111001 01101001 01101110 01100100 01101001 01110010 00101100 00100000 01100100 01100001 01101110 00100000 01100001 01110100 01101101 01101111 01110011 01100110 01101001 01110010 00100000 01111001 01100001 01101110 01100111 00100000 01100010 01100101 01110010 01100001 01110100 00101110 00100000 00001010 00001010

Btw, ini efek dari membaca fanfiction yang judulnya 10080, FF tersedih sepanjang hidup di dalam asianfanfic.com. hahaha. Dan ya terus gue nemu cross over antara 10080 sama Anterograde tomorrow, terus nangis semaleman jelek banget. Antara muka gue atau FFnya yang jelek banget. Kenapa sih ada manusia manusia se-melankolis mereka. Sejago mengurai kalimat kayak mereka. Kenapa. TERUS ENDINGNYA KENAPA GITU KENAPA TIDAK TERTEBAK. Ya walaupun cross overnya belum selesai tapi tetep aja langsung bikin pose jongkok dan siap siap roll depan.

01001001001000000110110001101111011101100110010101100100001000000111100101101111011101010010000001101001011011100010000001110100011010000110100101110011001000000110110001101001011001100110010101110100011010010110110101100101001000000110001001110101011101000010000001110111011001010010000001100010011011110111010001101000001000000110110001100101011101000010000001100111011011110010111000100000010010010110111000100000011101000110100001100101001000000110111001100101011110000111010000100000011011000110100101100110011001010111010001101001011011010110010100101100001000000100100100100000011010000110111101110000011001010010000001101001011101000010000001110111011010010110110001101100001000000110011001101001011011100110000101101100011011000111100100100000011000100110010100100000011101010111001100101110








Sabtu, 31 Agustus 2013

One Great Step INA 2013

Hai, mungkin kalau mau tau definisi ngefly adalah apa, gua sekarang adalah definisi dari ngelfy. Alhamdulillah bukan ngefly gara gara ganja, tapi gara gara 7 manusia yang dikategorikan sebagai artis tapi gak ngartis. Sebut Infinite. 

Harus mulai darimana? Ah iya,dari kemarin aja, gak usah berputar putar karena gua mau tidur lagi, tapi berpikir "update dulu" jadi gua bangun tidur, ngetweet di @suhonizer (gak mungkin gua berkorea korea di acc asli,  nanti dihujat seluruh umat) dan buka blogspot.com. Kalau lu mau tau konser apa yang paling worth it dibanding konser yang pernah gua tonton, maka jawabannya adalah One Great Step.

Jadi gini ceritanya. 
Kemarin jam 2 siang, gua dan jeje (iya berdua doang, judulnya "malem mingguan bersama jeje") berangkat ke MEIS dan sampe disana jam 5 sore. Bogor - Jakarta macet di beberapa titik, tapi biasa lah namanya juga weekend, semua orang keluar dan make jalan tol gak tau mau ngapain. Terus di jalan ketemu sama mobil yang isinya cowok cowok, dan gua mengindikasikan mereka sebagai sone (fans SNSD) padahal mereka pake baju Manchester United dan mukanya garang garang. Tapi bisa aja, punggung tulisan MU, depan tulisan Kim Taeyeon. Ya intinya gitu, sampai di MEIS jam 5 sore. 

Abis itu kita nelpon kakak yang jual tiket, dan pas ketemu dia, "aduh maaf ya,  tiket festivalnya gak ada. Aku kan beli dari orang dalem, terus tadi tuh managernya gak mau ngeluarin festival. Di aku cuma ada tiket tribune sama vip" dan lu tau rasanya saat sel di badan lu rontok satu persatu ke atas pasir pantai ancol dan kebawa angin, mitokondria lepas dari sel sel itu dan ketelen orang yang lagi makan di oenpao? nah itu rasanya. Lemes. Mau pingsan. Gua jauh jauh dari bogor, udah sampe MEIS dan gak ada tiket. Brengski moment. 

Akhirnya gua dan jeje pergi mencari calo dan jawaban semua calo sama. Di tangan mereka pun gak ada festival, mungkin tiket festival ditahan buat ngisi tribune, soalnya emang katanya tribune agak kosong. Tapi gak, kita gak mau nyerah gitu aja, jauh jauh ke MEIS terus nonton di tribune atau vip yang duduk? no way. 
Terus kita balik lagi ke kakak tiket itu dan dengan muka memelas minta banget buat diusahain festivalnya. Jam 6 sorean, akhirnya kakak itu dateng dan bawa tiket festival luar kiri. "aku cuma punya 3..." 
dan langsung hidup seperti GTA. Banyak orang yang mau, tapi alhamdulillah wasyukurillah bersujud padamu ya Allah, mungkin muka gua cukup melas akhirnya gua dan jeje dapet. Gak tau ya, mendadak pasir Ancol kayak nyanyi nyanyi dangdut buat terus bilang "selamat sayangku" 

Abis itu kita antri, dan.. peluk synergism! terorganisir parah, staffnya tau apa yang harus mereka lakukan,  antrian sama sekali gak chaos dan alhamdulillah gak nemu staff songong yang dulu gua temukan di smtown-mubank dan bigbang kakaotalk. Gua dan jeje udah zikir zikir. Alhamdulillah, sumpah lu harus ngerasain pressure kayak kemarin, ketika lu tidak bertiket dan posisi lu gak jelas dimana. 

Pas sebelum masuk pintu festival, anjir udah alay banget langsung teriak teriak bersyukur sampe jeje memalukan banget untuk didefinisikan sebagai teman, dia langsung lari ke dalem festival sampe ditahan sama staff synergism soalnya tiketnya belum diperiksa hahahaha berasa nahan teroris. 

Terus biasa lah, screen masih nampilin MV MV gitu, tapi liat MV aja semembahagiakan ini. Liat woohyun dan hoya di screen aja pita suara udah disuruh bergetar 1giga lebih cepat dan lebih keras. Dan jam 8 malam, the show was started....

Lampu dipadamin, gua teriak sekenceng gua bisa, dan screen nampilin MV destiny, abis itu VCR yang ANIJGN KEREN PARAH INI PARAH!! "music is dead" "infinite is dead" apa lah itu lupa tapi intinya agak agak nyambung sama MV destiny gitu, gak tau lah itu raga gua udah kayak gak berjiwa apalagi pas liat Hoya ngeremukin kertas terus dilempar, itu scene ganteng pertama. Terus liat Woohyun yang notabene gak bisa acting jadi munculnya bentar bentar, dan liat Dongwoo yang mendadak ganteng, gak kuat. GAK KUAT. 
Abis itu lampu padam. Mendadak screen besar kebuka, terus ada infinite diiket pake tali di tiang gantungan (ngerti lah ya kayak di sandera gitu) terus... "CAUSE YO MA DESTINY" huh gila. Heboh. after all, Infinite kapan sih gak total apalagi Hoya udah paling meliuk liuk dancenya, terus gua tau itu lagu cinta tapi gua nangis HAHAHAHA bayangin deh cewek baju oranye alay tanpa lighstick teriak teriak sambil nangis terus fanchant "woohyun gaul!" bentuknya kayak apa. Tapi terharu, akhirnya bisa liat infinite lagi dengan sejelas ini. Sedekat ini

Abis itu mereka nyanyi lagu tic toc (ga hafal lagunya hahahaha) terus Paradise. They looked so good in wifebeatergua gak berlebihan. Cuma sungjong aja yang awkward gitu hahaha badannya kurus gabisa pake wifebeater entar dikira kacang panjang lagi ngedance. Mata cuma fokus Hoya. Hoya. Hoya. Terus fanchant gua kali ini disponsori oleh surat Al-Fatihah. Kalau di video satu-dua orang ada suara orang ngaji dengan suara lirih syahdu dan menghayati, itu mungkin gua. Mulut udah gatel mau pake kata kata kasar tapi kata mama "gak boleh lebay" jadi mending inget wanita harus menjaga mulutnya. 

Lalu diteruskan sama greeting gitu (gils hebat kan sampe hafal, menghayati banget soalnya), dan gua kaget mereka mendadak bisa bahasa inggris, sumpah hebat banget mereka gak perlu penerjemah  ya walaupun bahasa inggris mereka bahasa inggris "baby donteu keurai" bukan "baby dont cry" tapi ngerti lagi dikit dikit mah. Terus tipikal "syelamat malam" dan sunggyu bilang "sudaheu lama tidak berrrrtemu". Terus... bentar. Lupa

Hehe abis itu nyanyi lagu apa tuh lupa, terus inception. Yang pake kursi. Saking speechlessnya udah gak ada suara, cuma bisa nonton dengan damai dan meratiin Hoya dan Myungsoo. Hoya karena total parah, dan Myungsoo yang tiap duduk tuh kayak "alhamdulillah gua duduk juga". 

Terus.. lagu apa ya. Atau bacot lagi? Iya kayaknya ngomong deh. Kalau gak salah sungyeol bilang "anda pintareu berbahasa korea ya?" pake muka malu malu gitu terus gua cuma "kosakata gua cuma annyeonghaseyo doang anjir sama saranghaeyo". Terus Hoya "i think about you everyday" UHUHUHUHUHUHU "i think about dinna everyday because dia minjem duit buat beli mie ayam ga dikembaliin sampe sekarang" kali harusnya. Abis itu si L "i love you all" HAHAHAHA dasar jomblo lo. I love you all. Bah. All. 

Abis itu can you smile. Ini adalah perform dimana Dongwoo sama Sungjong selalu. Selalu. Muncul di depan tempat gua berdiri. TERUS SUNGJONGNYA WINK TERUS SUNGJONGNYA SENYUM. Anjrit. Untung jeje ngevideo in dengan sangat HD, sangat tidak shaking dan sangat dekat juga. Eh bentar apa sungjong ngewink sama deket stage gua itu pas yang that summer ya? gatau memori udah kecampur campur, oke. 

Terus lupa pada nyanyi apa, dan gua inget Sungyeol sama Sungjong satu stage berdua, sungyeolnya ngerapp gitu lucu. Abis itu... HAHAHAHA Myungsoo solo dong, nyanyi Love U Like U, duduk di kursi, main gitar dan ada boneka teddy bear. Kaki udah jadi jelly banget itu aaaa dasar jomblo pecundang sandwich lo, melukinnya malah teddy bear bukan orang. MAKSUD LO APA MELUKIN TEDDY BEAR SEMENTARA GUA DISINI KEDINGINAN AC MEIS. Ya terus kenapa dinn. Kamu bukan muhrimnya. Tunggu menikah baru boleh peluk. Aaaaa~~~~~~ (gua ngetiknya juga geli dan tadinya gak mau ngetik tentang peluk memeluk itu tapi yaudah peduli setan ah, biarin yang lain geli juga) 

Abis itu woohyun nyanyi beautiful dan gak, benci bahas ini. Terus Sunggyu nyanyi 60s versi ballad gitu, bagi gua ini solo paling bagus, karena bandnya terus lightingnya bagus banget jadi dramatis parah. Nah abis itu... HAHAHAHA mereka nyanyi pelangi pelangi. Ya Allah Dongwoo emesh banget pas "pelangi pelangi ciptaan Tuhan" sambil goyang goyang kepala dan Sungyeol yang berkali kali nyanyiin bagian itu.

Terus lupa apa, kalau gak salah sih mother ya. Nah, kesananya lagi lupa susunannya apa jadi mari gua acak acak. Gua inget pas be mine huhuhu naekko hajja banget sih. Terus ada bagian Hoya bilang intinya the show is almost over terus woohyun segala jb jb "saya sangat sedih" terus ada bagian Hoya kalau gak salah bilang ke sungyeol "you're handsome", sungyeol jawab "i know" padahal gua gak yakin dia ngerti arti kata handsome.  

Dan perform yang paling gua tunggu adalah dasidorawa. Dorawa dorawa. Dancenya sinkron banget dan musiknya Infinite banget gak kayak man in love yang udah kecampur sama adat SM, intinya woollim bangetlah ---> pejuang Woollim. Abis itu... iya lupaada hysterie abis itu encore deh

Terus mereka bikin confession gitu, sunggyu bilang " sejujurnya gue sampe 2 hari gak bisa tidur mikirin kalian". Kata Hoya "jakarta is the one that i will always remember", Sungjong bilang dengan teary eyes yang bikin ikut nangis, "makasih buat ayah ibu inspirit nenek kakek tukang jual pulsa , mbak kasir gramedia, mas tukang teh poci" lalu sungjong bow 90 derajat dan pas kayak gitu Dongwoo malah ketawa (bodo banget emang hahaha mungkin karena sungjong pake muka mau nangis terus kayak baca puisi) untung Woohyun nenangin, ngerangkul Sungjong pas sungjong bilang "its hard to say goodbye"  
Abis itu mendadak staff keluar dari sisi panggung dan nganterin project kue ulangtahunnya sungyeol sama sungjong, dan sungyeol yang sekarang mau nangis dan se MEIS teriak "uljima" (jangan nangis). Terus mereka nanyi pelangi pelangi lagi gara gara dongwoo atau sungyeol gitu ya antara 2 oknum itu lah, mereka kan emang tukang lawak. Nah, baru yang paling keren ada video projectnya fans gitu, welcome-in Infinite. Abis itu... mereka nyanyi lagu terakhir, "with" dan semua pada ngangkat banner "terimakasih infinite" yaampun seriusan deh ini so sweet parah. Dan ada confetti, dan mereka gandengan lalu bow 90 derajat, karena posisi dongwoo deket sama tempat gua, itu keliatan matanya berkaca kaca.................................................................................... 


Ah, mungkin kalau cuma denger ceritanya aja gak bakal kerasa, tapi beneran, infinite, they deserve this big popularity. Tenaga gak abis abis. Semangat gak abis abis. So sweetnya gak abis abis. Dan uang segini memang worth it untuk itu. Ya mungkin beda beda sih tipe kepuasan seseorang, tapi gua merasa ini konser ter-total yang pernah gua tonton. Bahkan walaupun SMTown world tour waktu itu penuh artis, mubank penuh artis, ss4 itu suju, kimchi penuh artis, One Great Step udah paling pasti. 

Datang lagi ya kalian, nanti kalau gua udah dapet kuliah. Sekarang udah selesai, OGS udahan, jauhi korea dikit dikit. Moal bisa, tapi mencoba kan gak salah. 

Selamat siang. Selamat hibernasi lagi kawan kawan. 












Rabu, 21 Agustus 2013

paper mache

Dimana saatnya kamu, bahkan tidak bisa lagi mendefinisikan apa arti sedih, tidak lagi bisa membedakan yang mana normal dan yang mana tidak lagi normal, buta akan ketertarikan untuk mempercayai, mengulang hidup yang sama seperti tape rusak dengan kaset kusut ; memutar ulang hal yang sama terus menerus. Hitam-putih. Seperti itu. Benar benar rusak. Hanya karena sebuah istilah paper mache, sebuah seni menempel kertas.

Memaksakan yang seharusnya tidak bisa dipaksakan.




Senin, 12 Agustus 2013

Mudik part 1

Minal aidzin ya untuk kalian semua. Maaf kalau selama ini banyak salah, selalu jadi annoying orange, salah ngomong, ya apapun bentuk kesalahan, gua minta maaf. Asli minta maaf. Sama kayak kalian, ya kadang gua ada di dalam mood yang gak bagus, kadang kalian menyebalkan, atau kita sama sama menyebalkan. Ya gitu.

Btw, akhirnya sekarang gua berlokasi di komplek pangkalan udaranya Maospati setelah sekian lama nyetrika Solo-Jogja-Magelang-Madiun-Magetan dan besok kembali ke tempat semula. Dan dapet sinyal, itu aja sih sebenernya yang paling mengharukan... terus kemarin gua harus berpisah sama sapi depan rumah di Magetan, namanya Roy, ayam kate (tau kan?ayam pendek gitu) namanya Kadarshian , dan banyak ayam ayam lain yang gak gua namain soalnya sama semua kecuali si kadarshian. Mereka hewan yang lucu kalau gua bilang, selama mereka gak buang air. Udah paling najis kalau Roy buang air, itu GEDE BANGET YAAMPUN. Oke, cukup sampai sini tentang hewan hewan ternaknya.

Susah ya kalau diceritain dari awal, akan cerita part part menarik aja. Akan gua bagi dalam episode episode. Asli gausah dibaca........

Episode 1 : menjaga Tara

"tante aku mau ambil mainan"
"yaudah sini digendong" dan gua yang hanya 45 kg mengangkat keponakan (YAAMPUN GUA UDAH BERKEPONAKAN) yang beratnya 30 kg, emang dasar anak angkatan darat sih badannya masih TK B juga udah gede gila, gak gendut tapi berisi.
Dan ini anak lama banget gak mau turun dan sibuk milih mainan, hell men ini lemari kaca tinggi, dan gua harus mengangkat dia terus. Tangan udah gemeteran...
"mas awa, tante udah gak kuat lagi"
"tante, aku juga sudah tidak kuat"
Dan Tara, gua jatuhkan dengan sangat mantap.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------

"AKU MAU NONTON TURTLE ISLAND!"
"turtle islandnya udah abis... kan tadi mas awa pergi ke sarangan"
"AKU MAU NONTON TURTLE ISLAND!!!"
udah gua bener bener mau nangis, udah gak mood, plis waktu itu udah jam 7 malem dan dia marah karena jam 1 siang dia gak nonton kartun di Net TV judulnya Turtle island........
"AKU TIDAK MAU HIDUP, AKU TIDAK MAU MAKAN KALAU TIDAK MENONTON TURTLE ISLAND"
biar gua jelaskan. Tara ini... anak kecil yang super. Super tenaga, super suara dan super otak... dia kalau ngomong pake bahasa baku gitu lucu, lucu kalau mood dia lagi bagus.
Misalnya contohnya,
Tara : tante dinna, apakah bajak laut benar benar ada?
gua : ya, benar
Tara : apakah kau serius?
gua : ya aku serius
Tara : kalau begitu, dunia ini menakutkan juga ya
Tapi kalau kayak gini, sampe gak mau hidup gini lah lu harus gimana padahal lu cuma disuruh memandikan dia. GIMANA.
"mas..."
lalu semua scene ini berhenti saat dia ngelemparin iron man segede bagong, dan gua lari ngibrit dan gak mau berurusan lagi sama Tara dan dunia turtle islandnya.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------

Episode 2 : mencari cowok korea

*skype voice call*
"mas, coba cariin cowok korea yang ganteng, minimal kayak siwon"
Nah jadi, sepupu gua yang AD juga lagi ke Busan - Korea buat ngambil pesawat baru, otomatis dia juga harus mencoba dan menguji dan blablabla lainnya di Korea selama 8 bulan.
"kamu nih liat cowok korea dari mananya sih? wong sipit sipit jerawatan pake kacamata kotak gitu kamu bilang ganteng"
"itu kualitas berapa dulu mas..."
"nih nih nih ada yang mau ngomong"
................................................... Mati
"annyeonghaseyo" (BENERAN INI ORANG KOREA YANG NGOMONG, TIDAKKK)
"hai..."
"ige mwoeyo?" (nama kamu siapa?)
"ige.. ige..ige bakar"
"huh? mwoya?" (huh? apa?)
".... i cant he...hear you.." --> mau nangis
"mwoya?"
"HAHAHA DO YOU KNOW SIWON? HAHAHAHAHA" ----> udah nangis
"........................................" lalu telpon kayak dipindah tanganin gitu, dan suara mas sepupu muncul
"yang tadi elek loh din, mukane koyok sikat wc"
"........"
"wes cari cowok orang madiun ae, terjamin. Tuh parjimin sing tinggal di pojok jalan, rajin ngangon kambing"
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Episode 3 : Kekuatan kentut

Prolog
Kayaknya semua tau tentang hal ini. Tentang rahasia kentut, perbedaan kentut antara satu manusia dengan manusia lainnya. Tentang bagaimana kharakteristik dan bau kentutnya. 
Saya berikan beberapa karakteristik kentut, menurut sifat 
1. Orang adil :
Orang ini senantiasa berperilaku adil dalam segala kondisi, dia mampu membagi bau kentutnya dengan adil dan merata ke seluruh orang yang ada di sekitarnya.
2. Orang bijak : 
Orang ini sangat dihargai di masyarakat karena bisa menempatkan diri di mana dan bagaimana dia harus kentut sesuai situasi dan kondisi. Alunan nada kentutnya pun terdengar begitu bijak bagi para pendengarnya
3. Orang ceria
Orang ini selalu ceria dengan yang namanya kentut. Dia akan tertawa mendengar dan membau segala jenis kentut, baik itu kentut sendiri maupun kentut orang lain (aaaa ini gua ini gua #GA)
4.Orang jantan 
Kentutnya begitu menantang, sehingga orang-orang di sekitarnya pun takut untuk mengomentari efek yang dikeluarkan dari kentut si jantan dan pemberani ini.
5. gak kuat lagi

Naaaah kenapa gua membahas hal itu? karena ini menyangkut cerita yang akan gua ceritakan. 

Namanya disamarkan, tapi dia pakde gua. Mungkin lu semua punya kenalan yang kentutnya dahsyat, entah itu bunyinya, baunya tapi kentut yang gua temukan ini... beneran dahsyat. Ya bunyinya, ya baunya. Walaupun lu ada di luar kamar, misalnya dan dia kentut di dalem, baunya bisa menelusup keluar, GATAU LEWAT MANA GATAU. Bisa dibilang pakde gua itu adalah orang yang... adil dan jantan. Dan gua? gua dan sepupu sepupu masuk dalam kategori orang ceria. Cuma bisa ketawa, dan menerapkan kalimat "yang kentut dan kehilangan sebagian dari dirinya aja biasa aja, ini yang nerima ya terima aja, kalau gak suka ya kembaliin". Kecuali Adit kayaknya (di post sebelumnya udah pernah cerita tentang dia, dia sepupu gua yang ajaib), kalau pakde gua kentut, dia bakal ketawa kesenengan dan bilang "lagi pakde! lagi!" dan pakde akan kentut lagi dengan bahagianya. Akhirnya ada yang menerima kentutnya dengan ikhlas, dia bilang gitu. Pernah juga saking abnormalnya, dia tepuk tepuk pantat pakde dan bilang "ayo kentut ayo kentut" dan pakde kentut DUAR (gak sih gak segede itu) gitu terus Adit sampe mental dong.... 

Pernah satu kejadian, dimana kita lagi sungkeman, kan suasananya haru biru gitu, nangis nangis lah kan banyak dosa. Mendadak... DUAR dan sungkeman dinyatakan bubar. Bye. 
Nah, ada lagi ini emang sakti banget

Rumah pakde gua itu rumah bekas belanda, dan lingkungan sekitar situ emang serem banget kok. tau kalijati yang tempat penandatanganan jepang belanda itu? nah jadi pantes lah kalau ada makhluk makhluk jail gitu. Nah, suatu malem, pakde sama budhe (sepupu sepupu gua udah pada kerja dan kuliah jadi mereka tinggal berdua doang) lagi duduk ruang tamu, mendadak ada bunyi bel pintu rumah. Pas pintu dibuka gak ada orang. Ditutup lagi pintunya, dan beli rumah dipencet lagi sama si jin itu. Dibuka lagi, dan gak ada orang lagi. Sampe akhirnya pakde kesel (btw pakde gua bisa liat hal hal kayak gitu), dan dia kentut. Kata budhe itu kentut paling heboh, duar duar duar terus baunya gak ilang ilang. Dan tau apa? di luar kayak kedengeran suara orang lari, dan bel rumah gak di pencet pencet lagi.... Hebat emang. Kata pakde, itu makhluk makhluk sampe lari tunggang langgang waktu dia kentut. 


Nah udah segitu aja dulu episodenya, gua masih akan pulang tanggal 17 Agustus nanti h3h3h3h3 bye!