Kamis, 06 Desember 2012

Balada Ujian Hari Pertama

Hari ini random.

Sampe di sekolah jam 7 pagi, dengan salah kostum. Terus diem di depan gerbang dan pulang lagi ke rumah dengan 1000 langkah cantik.
Abis itu sampe lagi di sekolah jam 8.05, telat 35 menit.
Lupa membawa alat tulis . Atau lebih tepatnya, tidak punya alat tulis. Gak tau tuh kemana padahal baru beli pulpen faster 2500an 2 biji, dan 1 pulpen standard yang gua gak tau harganya berapa karena gacul punya adek. Gak bawa pensil 2B. Gagal pamer.

Akhirnya pinjem ke tuti, padahal dia juga cuma punya satu.

Soalnya susah, sesusah menggapai cintamu. Sesulit menjangkau mimpiku. Serumit menyatukan serpihan hati. Secomplex wajah siwon yang merupakan ukiran Tuhan.

Terus belajar bareng Theo yang sambil belajar pun hidungnya turun naik turun naik macam roller coaster, Eka yang rempong bingung mau belajar apa padahal jelas tema kita hari ini cuma fisika dan kimia, Agni yang sibuk muji headset Theo dan malah ngomong sendiri tentang headsetnya yang hilang, Anjel yang sabar ngajarin gua penuh kasih sayang, dan Afu yang setenang laut mati.

Abis belajar bareng, gua Theo Eka Agni dan Afu pergi ke PMI buat jenguk Ecy yang masih sakit. Gak kita bawain apa apa, kita cuma bawa cinta dan kasih sayang, yang bahkan sulit untuk Ecy tampung. Aku yakin itu. Abis itu ngomongin tentang ini itu yang akhirnya diakhiri dengan kalimat "tau ah gelap" karena emang bener bener gelap.

Hati manusia, siapa yang bisa tau.

Kenapa harus mencari pembenaran kalau bisa melakukan aksi nyata. Kenapa harus selalu berlindung dibalik nama instansi kalau bisa membela diri sendiri. Yah, begitulah. Manusia bisa lebih serem dari yang bisa dibayangkan.


What  a beautiful day





Tidak ada komentar:

Posting Komentar